EGI Kemdikbud
    

Bastion Kalau di Benteng Wolio


Benteng Wolio atau Benteng Keraton Buton, merupakan benteng terluas di dunia, sudah mendapat penghargaan dari MURI dan Guiness Book Record.

Di sekeliling benteng terdapat 12 gerbang (lawana) dan 16 bastion (baluara, emplasemen meriam), Bastion Kalau berada di sisi timur benteng

Benteng Keraton Buton dibangun pada abad ke-16 oleh Sultan Buton III bernama La Sangaji yang bergelar Sultan Kaimuddin (1591-1596). Pada awalnya, benteng tersebut hanya dibangun dalam bentuk tumpukan batu yang disusun mengelilingi komplek istana dengan tujuan untuk mambuat pagar pembatas antara komplek istana dengan perkampungan masyarakat sekaligus sebagai benteng pertahanan. Pada masa pemerintahan Sultan Buton IV yang bernama La Elangi atau Sultan Dayanu Ikhsanuddin, benteng berupa tumpukan batu tersebut dijadikan bangunan permanen.

Pada masa kejayaan pemerintahan Kesultanan Buton, keberadan Benteng Keraton Buton memberi pengaruh besar terhadap eksistensi Kerajaan. Dalam kurun waktu lebih dari empat abad, Kesultanan Buton bisa bertahan dan terhindar dari ancaman musuh. Dari tepi benteng yang sampai saat ini masih berdiri kokoh anda dapat menikmati pemandangan kota Bau-Bau dan hilir mudik kapal di selat Buton dengan jelas dari ketinggian

(13 Sep 2017 , Betoambari, Kota Baubau, Zerubabel Malau)