EGI Kemdikbud
    

Aktifitas Anak-anak suku bajo, Konawe Selatan


Siapa yang tidak mengenal masyarakat yang hidup dipesisir atau bahkan di tengah laut dengan rumah panggung yang sederhana nan kokoh. Merekalah Suku Bajo yang hidup dan dihidupi oleh laut bersama segala bentuk kearifan yang mereka miliki. Telah banyak orang yang telah mengenal kehidupan dan mata pencaharian masyarakat laut ini sebagai pelut berpengalaman, serta telah banyak juga yang kagum dengan budaya mereka yang berciri kearifan maritim nusantara. Namun satu hal penting yang kadang terabaikan bahwa masyarakat Suku Bajo juga mempunyai generasi muda yang tidak lain anak bangsa dan butuh ilmu pengetahuan di bangku sekolah.

Sulawesi Tenggara tepatnya di Desa Bungin Permai Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan, berdiri sebuah sekolah kokoh untuk anak-anak bajo. Sekolah itu yakni SD dan SMP Negeri Satap 19 Konawe Selatan namanya. SD dan SMP ini berdiri berdampingan dengan rumah panggung warga Suku Bajo lainnya. Sama halnya dengan rumah warga di sekitarnya, SD dan SMP terapung ini membentuk sekolah panggung yang bersahaja dengan berlantaikan rentetan papan dan tiang yang menancap jauh ke dalam dasar laut.

(04 Jul 2017 , Tinanggea, Konawe Selatan, Riva Argadia)